Dari Mana Diketahui Pasukan Musuh dalam Perang Badar Berjumlah Seribu?

25 March 2019 § Leave a comment


Dalam perjalanan ke Badar, pasukan Rasulullah bertemu dengan dua orang: yang satu orang Quraisy, satu lagi seorang budak. Si orang Quraisy kabur. Si budak tertangkap. Dia diinterogasi agar memberitahukan jumlah pasukan Quraisy. Tapi, si budak menolak. « Read the rest of this entry »

Tergantung Toiletnya

20 March 2019 § Leave a comment


Suatu hari, seorang ustad menjelaskan bab isim mudzakkar dan isim muannats. Si ustad memberi contoh masing-masing. Ustad menyebutkan kata حمام (hammam; artinya toilet) untuk contoh isim mudzakkar. « Read the rest of this entry »

Untung Pernah Belajar Shorof

13 March 2019 § Leave a comment


Seorang imam shalat tiba-tiba ngeblank saat membaca doa seusai wiridan.

Alhamdulillahirabbil alamin hamdan yufawi ni’amahu wa yukafiu mazidah ya rabbana lakalhamdu mil’us samawati wal ardhi hanifan musliman wama ana minal musyrikin …« Read the rest of this entry »

Narasi Jenggot dalam Hadis Nabi dan Pemahamannya

6 March 2019 § 2 Comments


Catatan: Tulisan ini bagian pertama dari dua tulisan. Bagian pertama ini mengulas hadis tentang jenggot dan pemahamannya, bagian kedua akan diunggah dalam artikel berikutnya dengan judul “Narasi Jenggot dalam Khazanah Arab Klasik” akanmengulas narasi jenggot dan orang berjenggot dalam literatur Arab klasik. Insya Allah. « Read the rest of this entry »

Doa-Nabi Yang Mengancam dan Tafsirnya

22 February 2019 § Leave a comment


“Menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir, ya Allah, tak ada lagi yang menyembah-Mu, ya Allah.” Demikian sepenggal isi puisi Neno Warisman dalam Munajat 212.

Bisa jadi, munajat Neno itu terinspirasi dari doa Nabi Muhammad shallallahu a’alaihi wasallam saat Perang Badar. « Read the rest of this entry »

Rocky Gerung dan Orang-Orang Dungu

29 January 2019 § 3 Comments


Entah, sejak sering diucapkan oleh Rocky Gerung, kata “dungu” jadi terdengar amelioratif. Malah jadi terdengar unyu. Kedengarannya saja sih. Kalau dikatain “dungu”, orang tetap bakal tersinggung juga.

Kata “dungu” kesukaan Rocky Gerung mengingatkan saya pada kitab klasik karya Ibnu al-Jauzi (abad ke-6 Hijriah) berjudul “Akhbar al-Hamqa wa al-Mughaffalin”—jadi kitab itu ditulis sekitar 900 tahun sebelum « Read the rest of this entry »

%d bloggers like this: