Jangan Mendebatku

7 February 2018 § Leave a comment


“Jangan mendebatku tentang seseorang yang kulihat dengan hatiku dan kau melihatnya dengan matamu.”

لا تجادلني في شخص تراه بعينك وأراه بقلبي

*

“Kalau kau mau, kami bisa mendatangkan perempuan yang lebih cantik untukmu,” kata orang-orang. Tapi, Majnun bergeming. Baginya, tak ada yang mampu mengalihkan hatinya dari Laila. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Omong-Kosong Cinta Berbahasa “Surga”

4 December 2017 § Leave a comment


لاخير في حياة يحياها المرء بغير قلب ولاخير في قلب يخفق بغير حب

Tak ada kebaikan dalam hidup yang seseorang jalani tanpa hati. Tak ada kebaikan dalam hati yang berdenyut tanpa cinta

*

الحب ليس معصية المعصية هي أن تتلاعب بمشاعر البعض تحت مسمى الحب

Cinta bukanlah dosa. Dosa adalah saat kau memainkan perasaan atas nama cinta

* « Read the rest of this entry »

Mengapa Orang-Orang HTI (ex) Memandang Nasionalisme dengan Tatapan Buruk?

10 November 2017 § Leave a comment


Melalui buku “The Arabs; A History” karya Eugene Rogan (segera terbit oleh Penerbit Serambi pada 2017 ini dengan judul “Dari Puncak Khilafah; Sejarah Arab-Islam Sejak Era Kejayaan Khilafah Utsmaniyah”) kita akan memahami latar sejarah nalar orang-orang HTI, para pengusung khilafah itu, yang memandang begitu buruk nasionalisme …. « Read the rest of this entry »

The Origin of “Walakin”

1 November 2017 § Leave a comment


walakin

“Walakin” telah dimasukkan ke KBBI. « Read the rest of this entry »

Jenggotnya Panjang, Otaknya Pendek

25 October 2017 § 1 Comment


Saya urung memasukkan kutipan ini ke buku “Al-Hikam Imam Syafii”. Kalimat tersebut tidak bisa dipahami secara lugas dalam sekali baca. Butuh konteks untuk mengerti makna sebenarnya sebagaimana maksud pengucapnya. Alasan tersebut tidak sesuai dengan konsep buku “Al-Hikam Imam Syafii”: buku ini hanya memuat kutipan-kutipan Imam al-Syafii [beserta terjemahannya] yang secara langsung bisa dipahami dan dimengerti maknanya oleh pembaca tanpa butuh paham konteks kutipan. « Read the rest of this entry »

Berpoligami dengan Sepuluh Istri

24 August 2017 § Leave a comment


Di atas lelaki yang sendiri ada lelaki beristri. Di atas lelaki beristri ada lelaki berpoligami: ada yang dengan dua istri, tiga istri, hingga empat istri. Di atas semua lelaki itu ada Kiai Masyurat Utsman dari Madura: lelaki dengan sepuluh istri.

Penjenjangan tersebut tak bermakna apa-apa di hadapan Tuhan. Sebab, yang paling tinggi di hadapan Tuhan—melampaui segala jenis level—adalah lelaki [dan perempuan] yang bertakwa. « Read the rest of this entry »

“Waktu di Mana”, “Momen di Mana”

16 August 2017 § Leave a comment


  • Waktu-waktu di Mana Wanita Paling Sering Palsukan Orgasme. (detik dot com)
  • Kami menentukan waktu di mana anak-anak tak boleh menatap layar gadget. (Kompas dot com)
  • Selain itu, jika si astronot memilih melaksanakan ibadah puasa di luar angkasa, ia harus menggunakan waktu di mana astronot tersebut diterbangkan ke luar angkasa.  (tirto dot id)
  • Musim panas 2017 menjadi waktu di mana hati-hati yang gelisah memilih untuk tidak berdiam lagi di tempat yang sama. (kumparan dot com)

« Read the rest of this entry »

%d bloggers like this: