Mengenang Rasulullah sebagai Sosok yang Ramah dan Lucu

19 November 2019 § Leave a comment


“Tidak ada orang yang marah pada humor, kecuali orang yang kaku. Tidak ada orang yang menghindari komedi, kecuali orang yang berpikiran sempit.” Al-Jahiz (w. 255/868)

Tulisan ini dibuat pada Rabiul Awal. Bulan Maulid saat banyak kaum muslim mengenang kelahiran Nabi Muhammad. Mengungkapkan cinta dengan ekspresi masing-masing yang barangkali menggambarkan kesan yang bersangkutan tentang Sang Rasul. Termasuk artikel ini; melihat Nabi dari sisi yang sangat manusiawi. Dan memang dibuat untuk merayakan hari kelahiran Sang Nabi. « Read the rest of this entry »

Adab Jimak dalam Kitab Klasik

29 September 2019 § Leave a comment


“Kalau hasrat sudah mau … ya mesti. Si istri tidur (telentang) aja. Enggak sakit kok.”

 “Masa seks itu harus mood suami-istri?!”

 “Tidak ada dalam Islam … Sama-sama mood itu dalam agama tidak ada.”

Demikian kutipan seseorang, Maret lalu. « Read the rest of this entry »

Cerita Abu Hanifah Dikerjai Seorang Perempuan

29 August 2019 § 1 Comment


Abu Hanifah mengatakan, ia pernah dikerjai oleh seorang perempuan.

Ceritanya, si perempuan itu menunjuk sebuah tas kantong yang tergeletak di jalan. Abu Hanifah berpikir tas kantong itu milik si perempuan. Maka, ia pun mengambilnya dan membawakannya ke si perempuan.

“Simpan saja,” kata si perempuan, “sampai pemiliknya datang.[1] « Read the rest of this entry »

Keakraban Antariman

19 August 2019 § Leave a comment


Di Madinah ada seseorang bernama Nuaiman. Kesukaannya, jika ada sesuatu yang baru dan menarik, Nuaiman akan membelinya.

Suatu hari, dia membeli makanan dan memberikannya kepada Rasulullah.

“Sebagai hadiah untukmu,” kata Nuaiman. « Read the rest of this entry »

Rasulullah dalam Dua Babak

12 August 2019 § Leave a comment


–BABAK I: Ngerjain

Suatu ketika, Rasulullah menanyakan nama suami seorang perempuan. Si perempuan lalu menyebutkan nama.

“Oh, yang di matanya ada putih-putihnya ya,” kata Rasulullah.

Si perempuan segera pulang dan langsung memeriksa mata suaminya. « Read the rest of this entry »

Hijrah Meninggalkan Dunia Lawak

6 August 2019 § Leave a comment


Asy’ab adalah sosok historis—sebagian mengatakan dia sosok ahistoris—pertengahan abad ke-2 H dari Madinah. Seorang penghibur (menyanyi dan melawak).

Beberapa orang keturunan Abu Thalib menyarankan agar Asy’ab lebih baik meriwayatkan hadis saja ketimbang jadi pelawak. Disarankan meninggalkan lawakan. « Read the rest of this entry »

Memahami Makna Sunnah

2 August 2019 § 1 Comment


Belakangan, kata “sunnah” digunakan di ranah yang lebih luas dan melampaui koridor ilmu keislaman yang telah umum dikenal. Maka, pada era ini, kita dengar istilah “ustadz sunnah” atau “masjid sunnah”. « Read the rest of this entry »

%d bloggers like this: