Tergantung Toiletnya

20 March 2019 § Leave a comment


Suatu hari, seorang ustad menjelaskan bab isim mudzakkar dan isim muannats. Si ustad memberi contoh masing-masing. Ustad menyebutkan kata حمام (hammam; artinya toilet) untuk contoh isim mudzakkar. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Untung Pernah Belajar Shorof

13 March 2019 § Leave a comment


Seorang imam shalat tiba-tiba ngeblank saat membaca doa seusai wiridan.

Alhamdulillahirabbil alamin hamdan yufawi ni’amahu wa yukafiu mazidah ya rabbana lakalhamdu mil’us samawati wal ardhi hanifan musliman wama ana minal musyrikin …« Read the rest of this entry »

Narasi Jenggot dalam Hadis Nabi dan Pemahamannya

6 March 2019 § 2 Comments


Catatan: Tulisan ini bagian pertama dari dua tulisan. Bagian pertama ini mengulas hadis tentang jenggot dan pemahamannya, bagian kedua akan diunggah dalam artikel berikutnya dengan judul “Narasi Jenggot dalam Khazanah Arab Klasik” akanmengulas narasi jenggot dan orang berjenggot dalam literatur Arab klasik. Insya Allah. « Read the rest of this entry »

Doa-Nabi Yang Mengancam dan Tafsirnya

22 February 2019 § Leave a comment


“Menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir, ya Allah, tak ada lagi yang menyembah-Mu, ya Allah.” Demikian sepenggal isi puisi Neno Warisman dalam Munajat 212.

Bisa jadi, munajat Neno itu terinspirasi dari doa Nabi Muhammad shallallahu a’alaihi wasallam saat Perang Badar. « Read the rest of this entry »

Rocky Gerung dan Orang-Orang Dungu

29 January 2019 § 3 Comments


Entah, sejak sering diucapkan oleh Rocky Gerung, kata “dungu” jadi terdengar amelioratif. Malah jadi terdengar unyu. Kedengarannya saja sih. Kalau dikatain “dungu”, orang tetap bakal tersinggung juga.

Kata “dungu” kesukaan Rocky Gerung mengingatkan saya pada kitab klasik karya Ibnu al-Jauzi (abad ke-6 Hijriah) berjudul “Akhbar al-Hamqa wa al-Mughaffalin”—jadi kitab itu ditulis sekitar 900 tahun sebelum « Read the rest of this entry »

Tulisan yang Pada Mulanya Terasa Tak Adil Bagi Para Jomblo Namun Berakhir dengan Happy Ending

13 January 2019 § Leave a comment


“Dua rakaat dari orang yang telah menikah lebih utama daripada tujuh puluh j̶u̶t̶a̶ ̶s̶u̶r̶a̶t̶ ̶s̶u̶a̶r̶a̶ ̶y̶a̶n̶g̶ ̶t̶e̶l̶a̶h̶ ̶t̶e̶r̶c̶o̶b̶l̶o̶s̶ rakaat dari kaum jomblo.”

ركعتان من المتزوج أفضل من سبعين ركعة من العزب

Keep calm, Para Jomblo. Itu hadis maudhu. Hadis palsu.

(Kitab al-Maudhu’at, Ibn al-Jauzi)

“Fitnah” dalam Al-Quran dan KBBI

9 January 2019 § Leave a comment


 

artikel Pak Komaruddin Hidayat di kolom Opini Kompas (8/1)

Membaca artikel Pak Komaruddin Hidayat berjudul “Hoaks dan Agama” di Kompas kemarin (8/1), saya segera teringat karya mutakhir Pak Quraish Shihab berjudul “Islam yang Disalahpahami; Menepis Prasangka, Mengikis Kekeliruan”. « Read the rest of this entry »

%d bloggers like this: