Pemilik Warung


Suatu ketika, di kelas, aku bertanya kepada dosenku tentang arti kata namaku yang ini: ROFARIF. Aku berharap betul, dosenku itu dapat menjelaskan makna nama tersebut dengan meyakinkan. Sebab, sampai saat itu, aku masih belum paham apa sebenarnya makna JUMAN ROFARIF, nama yang diberikan orangtuaku dari seorang kiai di kampungku. Sementara, untuk JUMAN, secara meyakinkan, aku sudah paham artinya: “permata”, “mutiara”. Meski, sesungguhnya pun aku sudah tahu, ROFARIF, seperti dalam kamus Arab, berarti “rak-rak buku”. Tapi aku tak puas, pula tak paham, jika JUMAN ROFARIF kemudian berarti “mutiara rak-rak buku”.

Nah, tahukah kau, apa jawaban dosenku yang asli Mesir sekaligus pengampu mata kuliah nahwu alias tata bahasa Arab itu? Dalam bahasa Arab, ia menjawab,

“Hmmm … Aku pikir, kata ROFARIF tidak ada dalam bahasa Arab!”

Kaget, tentu saja. Bagaimana mungkin seorang dosen tata bahasa Arab, nativepula, tidak tahu arti kata itu. Aku tak percaya dengan ketidak-tahuan dosenku itu, sekaligus tak percaya jika ROFARIF bukan kata bahasa Arab.

Aku terus mencari sampai sebuah petunjuk aku dapatkan …

Tersebutlah dalam Kitab Suci, tepatnya surah al-Rahman ayat ke-76: muttaki’ina ‘ala rafrafin khudhrin wa ‘abqariyyin khisanin yang artinya “mereka bertelekan bersandar menggunakan bantal-bantal hijau dan permadani-permadani indah”.

Kata “rafrafin” (“bantal-bantal hijau”) dalam sepenggal ayat itu menjadi kunci pencarianku. Dalam syarh (penjelasan) ayat itu, disebutkan bahwa seorang sahabat Rasulullah bernama Utsman ibn Affan pernah membaca ayat itu dengan“muttaki’ina ‘ala rafarif”. Ya, “rafarif” bukan “rafrafin” seperti yang terbaca jika kita buka Kitab Suci. Nah, barangkali kiai kampung itu memberikan nama ROFARIF dari kata “rafarif”, bacaan sahabat Utsman tersebut.

Kemudian, dalam penjelasan selanjutnya, seperti keterangan sahabat Rasulullah lain bernama Ibnu Abbas, “rafrafin khudhrin wa ‘abqariyyin hisanin” atau “bantal-bantal hijau dan permadani-permadani indah” sesungguhnya adalah gambaran taman surga (riyadh al-jannah). Maka, ayat di atas, bisa artikan dengan “mereka bertelekan di taman surga”.

Jadi, jika kita baca keseluruhan surah al-Rahman, ayat tersebut di atas adalah sedikit gambaran tentang kenikmatan surgawi bagi orang-orang bertakwa. Dan, tentu saja, “bantal-bantal hijau dan permadani-permadani indah” itu hanya simbol, batas memungkinkan untuk menjelaskan suasana keindahan surgawi, setidaknya untuk masa Rasulullah. Sebab, barangkali, pada masa itu, barang-barang semacam itu masih menjadi sesuatu yang mewah.

Nah, maka, JUMAN ROFARIF berarti “mutiara taman surga”. Dan, tentu saja itu lebih menyenangkan ketimbang “mutiara rak-rak buku”, menurutku. Meski, kedua arti itu sama-sama tidak jelek.[jr]

57 thoughts on “Pemilik Warung

  1. assalamualaikum .. terima kasih banyak .. dapat banyak ilmu ni dari sini .. meskipun sebagian tidak sesuai dengan fiqh yang saya jalani ..

    Like

  2. @nnuke:
    bukanya Risky yang mirip saya?! he..he..he…
    “allhumma kama ahsanta khalqi, fa akhsin khuluqi”
    Amiiin…

    Like

  3. @kobenkeren
    di kecamatan tonjong, desa karangjongkeng… tidak sedikit yang pada ketawa denger nama daerah itu…

    Like

  4. hehehehe kalo menurut tafsir saya, kalo tulisannya susunan hrf RFARF maka bisa diartikan “kilau kemilau cahaya yang berasal dari kelembutan ilahiyah”. Jadi Juman Rofarif artinya “Permata yang kilau kemilau bagai cahaya yang asalnya dari kelembutan Ilahi”. Makanya sampeyan menemukannya di surat al_rahmaan.

    Tapi gak tahu deh saya bukan ahli bahasa arab tapi ngerti tafsir huruf arab jadinya pengerian saya begitu. Ok, appaun artinya pastilah baik, selamat buat maf Juman yang blognya asyik.

    Like

  5. @atmoon:
    wah, tengs nih atas “tafsiran” Anda dengan metode baru; “tafsir huruf arab”, menungkinkan makna baru tentang “juman rofarif”. tapi, sayang nih, mas, sampean ga memberikan detil penjelasannya…

    Like

  6. Tulisan anda dalam, mencoba membuka sesuatu dengan kenalaran dan pengetahuan yang dimiliki. sesuai dengan subtitle Warung Nalar :), tetap menulis mas
    salam kenal :)

    Like

  7. sewaktu saya cari-cari artikel yang sy butuhkan, Subhanallah Allah membimbing saya untuk membuka blog ini.
    Alhamdulillah saya banyak memetik pelajaran didalamnya.
    maju terus berjuang, berdakwah, fastabiqul khoiraot.
    Allah menyertaimu anak muda!

    Like

  8. minta kabar temen2 yang laen donk!…kemaren si Amin telp cuma tanya mhs.Trisakti ’98 doank. Gak penting banget!!!…(Sorry,min!)
    Dari photo dan isi blognya koq kelihatannya seorang pemikir,puitis..gitu y!
    Tapi masih maen PS khan??…ayo lawan saya!

    Like

  9. kabar baek, fan…
    wah, enam tahun ga ketemu di darat selepas keluar dari pesantren, akhirnya ketemu juga, meski di udara…

    sebenarnya saya pengen jadi pemikir yang pintar. eh malah jadi “saya pikir, saya pintar”. padahal ga usah dipikirin pun, saya ga pintar… he..he…

    soal maen PS… waktu di pesantren saya memang ga pernah ikut2an maen PS, tapi kalo sekarang nantang, hayo aja lah…

    Like

  10. Assalamu’alaikum….
    Akh, mo’ tanya tentang alamat lengkapnya Uts. Istikhori muslim yang asli Tanah sareal Bogor, temen antum dari ponpes luhur Ilmu Hadis, karena saya sudah sejak 2001 tidak berjumpa dengan beliau, beliau adalah sahabat, teman, ustadz, kakak dsb bagi saya, beliau membimbing saya dalam pembelajaran agama islam, terutama seni kaligrafi, baca qur’an, bahasa arab, inggris dll, please kasih tau ya, balas ya!, afwan jika terlalu memaksa,
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
    Moh. abbad
    PPM Baldatunnur Gombellama – Semarang – Jawa tengah

    Like

  11. salamun alaik mas juman.. blog yang begeni ini yang aku cari-cari… keren mas blognya!!! salam kenal yah…

    Like

  12. demikian banyak yang kasih komen, semuanya bernilai plus.
    boleh aku berharap, semoga mas Juman (boleh ya? tak panggil gini?) menjadi budayawan yang mampu menyelamatkan Indonesiaku tercinta. serius amat! hehe,

    Like

  13. Mz..makasih tulisannya yang berjudul menulislah sebelum mati sungguh penyemangat dalam kehidupanku….
    aku pun mengalaminya sendiri..
    hanya karena tulisan,,,,hubungan ku dengan kekasihku hampir saja berantakan….
    tapi itu tak menyurutkan tekadku
    setelah aku membaca blog njenen9an….thank you……

    Like

  14. Sudah lama saya tidak nongol di dunia maya… dan sudah lama juga saya tidak mampir ke blog ini.

    Apakabarnya, Mas? Wah, semoga kabarnya baik. AMIN!!! *[^_^]*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s