Nasihat Pernikahan

26 November 2014 § Leave a comment


Suami/istri adalah pasangan yang akan mengisi separuh hidup kita. Lebih dari sekadar teman perjalanan seumur hidup dalam kendaraan bernama rumah tangga. Sudah banyak nasihat kita dengar untuk menjalaninya, mungkin. Yang berikut ini sekadar tambahan dari Nasruddin Hoja. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Kefikih-fikihan dan Kesufi-sufian

10 November 2014 § 1 Comment


ahli fikih-sufi « Read the rest of this entry »

Tiga Cerita

12 February 2014 § Leave a comment


1/

Bertahun-tahun seorang sufi sangat ingin makan ikan. Sampai suatu ketika keinginan itu terkabul. Senang bukan main. Namun, saat mengambil ikan itu, ia kaget seraya mengaduh karena jarinya tertusuk duri ikan. « Read the rest of this entry »

Makrifat kepada Allah

5 September 2012 § 1 Comment


Seperti bumi yang berkenan didiami siapa saja, orang taat maupun pelaku maksiat; seperti awan yang meneduhi apa saja dan siapa saja; seperti hujan yang membasahi apa saja dan siapa saja, yang disukai maupun tak disukai.

Itulah seorang arif, orang yang makrifat kepada Allah.

(al-Risalah al-Qusyairiyyah, hal. 315)

Anjing Juga Demikian

9 July 2012 § Leave a comment


Ibrahim ibn Adham bertanya kepada Syaqiq al-Balkhi, “Kondisi seperti apa yang bisa kauceritakan kepadaku?”

Syaqiq al-Balkhi menjawab, “Kondisiku, jika ada rezeki, aku akan menikmatinya. Jika tidak ada, aku akan bersabar.”

“Anjing piaraan juga melakukan itu. Jika diberi makanan, dia akan makan. Jika tidak ada makanan, dia menunggu dengan « Read the rest of this entry »

Makna Zuhud

9 July 2012 § Leave a comment


Harun al-Rasyid memuji Fudhail ibn ‘Iyadh, “Betapa engkau orang yang sangat zuhud.”

“Engkau lebih zuhud ketimbang diriku,” kata Fudhail ibn ‘Iyadh.

“Aku bersikap zuhud karena harta yang kupunya tak lebih daripada seukuran sayap nyamuk,” Fudhail ibn ‘Iyadh melanjutkan. “Aku bersikap zuhud pada urusan dunia yang fana ini. Sedangkan engkau telah melampaui diriku. Engkau bersikap zuhud pada urusan akhirat yang abadi.”

“Orang yang mampu ber « Read the rest of this entry »

Iblis Ingin Bertobat

1 August 2011 § Leave a comment


Jika manusia mengalami ketidaktetapan iman: saat suatu ketika ia merasa begitu dekat dengan Tuhan dan pada saat yang lain secara tak sadar ia mengabaikan-Nya, maka iblis pernah lelah dengan pembangkangannya kepada Tuhan. Ia merasa perlu menyudahi permusuhan dengan-Nya. Ia ingin bertobat.

Niat tersebut iblis utarakan kepada Musa, berharap Musa mau membantu. Iblis tahu, hanya Musa yang bisa bercakap-cakap secara langsung dengan Tuhan, seperti yang pernah Musa lakukan saat ia meminta Tuhan menampakkan diri, tapi Tuhan menolak: bukan karena Ia tak mau atau tak mampu, melainkan karena diri-Nya terlalu perkasa untuk « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with sufi at Warung Nalar.

%d bloggers like this: