Malaikat Sebagai Anekdot

2 May 2017 § Leave a comment


Dalam literatur klasik tasawuf, khususnya dalam fragmen cerita para nabi atau wali, kenapa malaikat-malaikat kadang digambarkan “sangat profan”, “biasa saja”, “sangat akrab”? Dalam hal ini, Munkar-Nakir dan Malakul Maut Izrail paling banyak menjadi bahan cerita.

Dalam Ihya Ulumiddin, Imam al-Ghazali mengutip kisah tentang Nabi Ibrahim didatangi Malakul Maut yang hendak mencabut nyawa sang Nabi. Tanggapan Nabi Ibrahim kepada malaikat pencabut nyawa itu?

« Read the rest of this entry »

Advertisements

Kebenaran Ada dalam Dirimu

24 August 2015 § Leave a comment


laka ma'nan--rumi

Kebenaran ada dalam dirimu: hadapkan ia dengan penyataan orang lain agar kau bisa mengambil dan mengikuti pendapat yang sesuai dengan kebenaran dalam dirimu itu.

Demikianlah kata « Read the rest of this entry »

Kepingan Kebenaran

28 March 2014 § 1 Comment


Iblis berkata kepada temannya saat melihat seorang manusia sedang membungkuk mengambil sesuatu. « Read the rest of this entry »

Amsal-Amsal Rumi

28 January 2014 § Leave a comment


Akulah laron. Rayap yang berubah bersayap karena merindukan cahaya, berhasrat terbang sekadar untuk musnah dan fana bersamanya.

Atau barangkali Anda pernah mendengar makna serupa namun dalam ungkapan berbeda. Tentang laron dan cahaya. Gairah untuk menyatu bersama kekasih. Rindu untuk melebur bersamanya. Hasrat kuat yang tak kuasa dielakkan meski tahu itu akan menyakitkan. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with rumi at Warung Nalar.

%d bloggers like this: