Rasulullah Menangis

15 June 2010 § 1 Comment


Wajah adalah jendela hati. Di sana, seseorang mengungkapkan perasaan hati atau menyembunyikannya.

Seorang sastrawan perempuan Mesir, Widad Sakakini, menulis sebuah buku berjudul Ummahât al-Mu’minîn wa Banât al-Rasûl. Di salah satu bab buku yang menulis biografi para istri dan anak perempuan Rasulullah itu, Widad menulis kesedihan Rasulullah karena kepergian anak laki-lakinya, Ibrahim.

Ibrahim lahir dari Mariah al-Mishriyyah (Mariah dari Bangsa Mesir), istri-Rasulullah dari bangsa Qibti (Qibti adalah penduduk asli Mesir. Orang Barat menyebut Mesir dengan “Egypt”, yang diambil dari kata “Qibth” atau Qibti). Sehingga, Mariah disebut juga dengan Mariah al-Qibthiyyah atau “Mariah dari Bangsa Qibti”. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with rasulullah menangis at Warung Nalar.

%d bloggers like this: