Zaid Pukul Amr

17 February 2009 § 1 Comment


Anda yang pernah nyantren, khususnya di pesantren yang melesatrikan tradisi pengajaran kitab kuning, pasti tahu “Zaid” dan “Amr”. Ya, keduanya adalah sosok fiktif paling dikenal karena paling banyak disebut, utamanya dalam kitab-kitab gramatikal Arab atau nahwu, sebagai obyek permisalan.

Siapa Zaid?

Zaid adalah satu-satunya nama sahabat Rasul yang disebut secara langsung oleh Alquran sebagai orang yang mendapat anugerah, tepatnya dalam surat al-Ahzab ayat 37: …falamma qadha “zaid” minha wathara…“Maka, ketika ‘Zaid’ telah menceraikan istrinya…” (dst.). “Zaid” yang dimaksud adalah “Zaid bin Haritsah”, salah seorang sahabat Rasul, yang dalam kisahnya, adalah orang yang menceraikan istrinya, bernama Zainab binti Jahsy, untuk kemudian dinikahi oleh Rasul, atas titah Allah. Zaid ini begitu mencintai Rasul, hingga ia disebut « Read the rest of this entry »

Advertisements

Mobil Pertolongan Yang Tak Menolong

12 December 2008 § 8 Comments


Anda layak tertawa untuk ini, sambil bermumam ‘oh, bodohnya!’, ‘oh, sial!’ ‘gila! gila!’11

download2345678

Silakan tertawa sepuasnya! ha..ha..ha..

Pendekar Madura

27 November 2008 § Leave a comment


Banjir

Guru: “Kemarin kamu terlambat, alasanmu hujan. Pagi ini terlambat lagi. Apa alasanmu?”

Murid: “Hujan, Bu. Betul, saya ga bohong, Bu!”

Guru: “Yang benar Kamu, ya. Hujan lagi, hujan lagi! Lha, kalau tiap hari hujan, bagaimana?!”

Murid: “Kalau tiap hari hujan, ya, banjir, Bu!

Pendekar Madura

Pendekar 1: “Lihat, lalat sedang terbang saya sabet pakai rencong, dua sayapnya putus!”

Tepuk tangan para penonton membahana.

Pendekar 2: “Lihat, lalat saya sabet pakai badik, badanya terbelah!”

Tepuk tangan para penonton kembali membahana.

Pendekar Madura: “Lihat nyamuk yang sedang terbang saya sabet pakai clurit.”

Sayap Nyamuk masih utuh, badannya juga tidak terbelah. Nyamuk masih terbang berputar-putar.Penonton sepi-sepi saja.

Pendekar 1 & 2: “Ha…ha…ha… Para penonton lihatlah, ternyata Pendekar Madura bukan tandingan kita. Sabetan cluritnya meleset.”

Hu… hu… hu… Terdengar cemoohan dari para penonton.

Pendekar Madura: “Eit, jangan salah. Saya memang tidak berniat membunuh nyamuk itu. Saya cuma mau menyunatnya saja. Coba, deh tangkap nyamuk itu, terus lihat “titit”nya. Pasti sudah tidak ada lagi.”

Semua Pelanggan XL Monyet

5 November 2008 § 4 Comments


Iklan XL itu…

Monyet: “Kasihan manusia, mau nelpon aja mikir.”

Sontak, cletukkan monyet itu direspon oleh para manusia.

Manusia: “Kasihan XL, bahkan cuma monyet yang sudi jadi pelanggannya.”

(Saya mah, bukan pelanngan XL!)

Ketawa Ketiwi

16 October 2008 § Leave a comment


Prakarya

Pada waktu pelajaran prakarya tiba, Tini menyerahkan hasil prakaryanya kepada Pak Guru.

“Pak, ini hasil prakarya saya. Saya membuat rumah-rumahan, Pak.”

“Kok hanya triplek selembar begini? Mana rumahnya?”

“Sudah digusur, Pak. Jadi yang saya serahkan pada Pak Guru ya sebidang
sisa rumahnya saja.”

Menjaga Rumah

Lenny pergi berlibur dan meminta Bobby menjaga rumahnya. Sekitar seminggu kemudian, Lenny menelepon rumah dan bertanya, “Bagaimana
kucingku?”

Bobby ragu dan dengan sedih memberitahu Lenny bahwa kucingnya mati.

“Apa?! Kamu seharusnya jangan memberitahuku dengan cara seperti itu!
Kamu harus memberitahuku dengan lebih halus dan pelan-pelan. Saat aku telepon, harusnya kamu bilang bahwa kucingku ada di atap. Lalu saat aku menelepon lagi, harusnya kamu bilang bahwa tidak ada yang bisa dilakukan untuk menurunkannya. Ketiga kalinya aku telepon, harusnya kamu bilang bahwa kamu sudah mencoba menurunkannya, tapi ia jatuh dan
mati,” jelas Lenny.

Bobby meminta maaf dan melanjutkan hari-harinya.

Sekitar seminggu kemudian, Lenny menelepon lagi dan bertanya,
“Bagaimana keadaan nenekku?”

Setelah terdiam agak lama, Bobby kemudian menjawab, “Hmm …, dia ada
di atap ….”

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with lucu at Warung Nalar.

%d bloggers like this: