Istri Kedua dan Istri Pertama

13 July 2012 § Leave a comment


Dikisahkah, seseorang berpoligami. Suatu saat, istri kedua melewati rumah istri pertama dan menempelkan kertas di pintu rumah, bertuliskan: Pakaian lama dan pakaian baru tidak akan pernah sama di mata pemiliknya.

Saat istri pertama melihat itu, ia segera menambahkan kalimat di bawah tulisan tersebut: Tidak ada cinta sejati kecuali untuk kekasih pertama. Berapa banyak pelancong sudah mengunjungi berbagai tempat, namun kerinduannya hanyalah kepada rumahnya yang « Read the rest of this entry »

Imam Syafi‘i Bertamu ke Rumah Imam Ahmad

21 March 2011 § 2 Comments


Suatu hari, Imam Syafi‘i bertamu dan menginap di rumah Imam Ahmad. Pagi harinya, putri Imam Ahmad menemui ayahnya dan bertanya, “Ayah, diakah orang yang sering kauceritakan kepadaku itu?” Imam Ahmad memang sering bercerita kepadanya bahwa Imam Syafi‘i orang yang mengagumkan. Dia berilmu, cerdas, dan saleh.

“Benar,” jawab Imam Ahmad. “Kenapa?”

“Ada tiga hal yang membuatku meragukan cerita Ayah selama ini,” kata putrinya.

“O, ya? Apa itu?” jawab sang Ayah. « Read the rest of this entry »

Pencuri yang Tercuri

16 August 2010 § 6 Comments


Malik ibn Dinar adalah seorang periwayat hadis dari generasi tabi‘in. Ia orang miskin. Sangat miskin. Tidak ada barang berharga di rumahnya. Jelas, jika ada pencuri memasuki rumahnya, itu adalah keputusan yang sangat salah. Seperti pencuri yang satu ini. Saya nukilkan kisah Malik dan si pencuri dari buku Qashash min Siyar al-Musytâqqîn ilâ al-Jannah (Kisah Para perindu Surga) karya Muhammad ibn Hamid Abdul Wahhab …

Suatu malam, pencuri itu memasuki rumah Malik ibn Dinar. Ia mencari-cari barangkali ada barang berharga yang bisa dicuri. Semua ruangan dimasuki. Malik ibn Dinar yang saat itu sedang mengerjakan shalat di kamarnya tahu jika ada yang masuk ke rumahnya. Ia tetap mengerjakan shalat, tidak khawatir « Read the rest of this entry »

Pengembara Muda yang Membunuh Lelaki Tua

6 July 2010 § 1 Comment


Seorang pengembara muda ditangkap karena membunuh lelaki tua. Anak lelaki korban membawa pemuda ini ke hadapan Khalifah Umar. Sang pengembara mengakui perbuatannya. Ada keadaan khusus yang sebenarnya meringankan, namun dia menolak untuk memohonkan itu; dia telah mengambil nyawa orang lain dan karenanya harus mengorbankan dirinya sendiri. Namun,dia mengajukan satu permintaan: bisakah eksekusi ditunda selama tiga hari agar dia dapat pulang ke rumah dan membereskan sedikit urusan? Ada seorang anak yatim dalam pengasuhannya di sana, dia telah mengubur warisan anak ini di tempat yang « Read the rest of this entry »

Aku Tak Seburuk Itu

11 May 2010 § 1 Comment


Dalam Syarh al-Hikam karya Ibn Athaillah terdapat kalimat ini: Rubbamâ kunta musî’an, fa arâka al-ihsân minka shuhbatuka man huwa aswa` minka hâlan. Kalimat itu bisa dipahami begini: Bisa jadi kau bukan orang yang benar-benar baik. Kau tampak baik hanya karena kau berada di antara orang-orang yang lebih buruk dibanding dirimu.

Kita bisa mengambil pemaknaan terbalik dari kalimat itu: Bisa jadi kau bukan orang yang sama sekali buruk. Kau tampak buruk hanya karena kau berada di antara orang-orang yang jauh lebih baik dibanding dirimu.

Dikisahkan … Seseorang mengalami depresi berat. Ia merasa hidup sudah tidak menghargainya lagi. Dengan mantap, ia mengambil jalan pintas untuk mengakhiri semua itu: bunuh diri dengan cara melompat dari puncak apartemennya. « Read the rest of this entry »

Kisah Persahabatan Terhebat

17 February 2010 § 2 Comments


Judul: Sekolah Cinta Rasulullah: Kisah Suka Duka Generasi Muslim Pertama
Penulis: Dr. Nizar Abazhah
Penerjemah: Taufik Damas & M. Abidun
Penerbit: Zaman
Tebal: 463 Halaman
Terbit: Januari 2010
Harga: Rp. 54.000,00
————————–
BAGAIMANA kondisi generasi muslim pertama? Bagaimana mereka satu per satu jatuh hati pada Rasulullah dan ajarannya yang suci? Bagaimana mereka tumbuh di Makkah lewat tantangan demi tantangan yang teramat berat?

Buku ini bertutur tentang fragmen kisah generasi « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with kisah at Warung Nalar.

%d bloggers like this: