Arti “Idul Fitri” Bukan “Kembali ke Fitrah”

21 May 2020 § Leave a comment


Cukup sering kita dengar orang mengatakan “Idul Fitri” artinya “kembali ke fitrah”, “kembali suci”, “kembali bersih”, atau makna lain yang serupa.

Tapi, tepatkah arti itu?

Memang, apa sebenarnya arti kata “idul fitri”?

« Read the rest of this entry »

Kuliah Bahasa Bulan Puasa: Kenapa Hari Raya Disebut “al-‘Id”

14 July 2015 § 1 Comment


Kenapa “hari raya” disebut “al-‘Id”? Saya sarikan beberapa poin dari lema عود  di kitab kamus Lisan al-‘Arab  karya Ibnu al-Mandzur.

  1. Innama al-‘id ma ‘ada ilaika min al-syauq wa al-maradh wa nahwihi. Al-‘id adalah kembalinya rasa rindu, atau sakit, atau sebagainya.

« Read the rest of this entry »

Jika “Idul Fitri” Kembali ke Fitrah Maka “Idul Adha” Kembali ke Apa?

8 October 2014 § 3 Comments


Secara bahasa, “Idul Fitri” (‘id al-fithr, عيد الفطر) berarti … “’Id” artinya “hari raya”. Dalam tata bahasa bahasa Arab, kata “’Id” masuk ke kategori yang disebut ism jamid atau kata benda asli atau kata dasar/akar, bukan ism musytaq atau kata bentukan/turunan dari kata lain (Arti ini sekaligus menjadi titik tinjau untuk ucapan yang kaprah kita dengar: Selamat Hari Raya Idul Fitri atau Selamat Hari Raya Idul Adha. Kalimat itu sama dengan « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with kembali ke fitrah at Warung Nalar.

%d bloggers like this: