Tafsir-Togel Gempa

11 October 2009 § 1 Comment


Pada masanya yang paling awal, Al-Quran adalah tradisi lisan sampai kemudian dituliskan.

Pada masa awal penulisannya, ia hadir masih dalam rupa sangat bersahaja, hanya huruf-huruf tanpa tanda baca. Tak ada harakat, tak ada titik sehingga kau akan sulit membedakan mana ‘ba’ dan mana ‘ta’, mana ‘jim’ dan mana ‘kha’, mana ‘dal’ dan mana ‘dzal’, dan apalagi angka-angka penunjuk surah dan ayat, dan sebagainya, sampai datang masa yang menuntut semua itu ada.

Setelah Al-Quran sedemikian ramai meriah oleh tanda baca, sebagian manusia lalu lebih senang membaca angka-angka yang belaka tanda pemudah membaca ketimbang mendalami untaian ayat-ayat yang terbaca.

Ciputat, 11 Oktober 2009

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with gempa at Warung Nalar.

%d bloggers like this: