Rasulullah dalam Dua Babak

12 August 2019 § Leave a comment


–BABAK I: Ngerjain

Suatu ketika, Rasulullah menanyakan nama suami seorang perempuan. Si perempuan lalu menyebutkan nama.

“Oh, yang di matanya ada putih-putihnya ya,” kata Rasulullah.

Si perempuan segera pulang dan langsung memeriksa mata suaminya. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Mati Ketawa Cara Salafi

23 July 2019 § 1 Comment


 

« Read the rest of this entry »

Narasi Jenggot dalam Literatur Arab Klasik

19 July 2019 § Leave a comment


Artikel menarik dan menggelitik tentang jenggot ditulis oleh Geert Jan van Gelder berjudul “Rebarbative Beards in Classical Arabic Literature” (2018).[1]

Ustad Geert Jan van Gelder al-Hulandi ini seorang profesor bahasa Arab. Pernah menempati posisi profesor Laudian Professor of Arabic, sebuah lembaga akademis (di University of Oxford) yang telah eksis sejak 1636 « Read the rest of this entry »

Nabi Muhammad sebagai Inspirasi Islam Garis K̶e̶r̶a̶s̶ Lucu

10 July 2019 § Leave a comment


Aisyah pernah ditanya apakah Rasulullah juga guyon.

“Ya,” kata Aisyah. « Read the rest of this entry »

Tergantung Toiletnya

20 March 2019 § Leave a comment


Suatu hari, seorang ustad menjelaskan bab isim mudzakkar dan isim muannats. Si ustad memberi contoh masing-masing. Ustad menyebutkan kata حمام (hammam; artinya toilet) untuk contoh isim mudzakkar. « Read the rest of this entry »

Doa-Nabi Yang Mengancam dan Tafsirnya

22 February 2019 § Leave a comment


“Menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir, ya Allah, tak ada lagi yang menyembah-Mu, ya Allah.” Demikian sepenggal isi puisi Neno Warisman dalam Munajat 212.

Bisa jadi, munajat Neno itu terinspirasi dari doa Nabi Muhammad shallallahu a’alaihi wasallam saat Perang Badar. « Read the rest of this entry »

Rocky Gerung dan Orang-Orang Dungu

29 January 2019 § 3 Comments


Entah, sejak sering diucapkan oleh Rocky Gerung, kata “dungu” jadi terdengar amelioratif. Malah jadi terdengar unyu. Kedengarannya saja sih. Kalau dikatain “dungu”, orang tetap bakal tersinggung juga.

Kata “dungu” kesukaan Rocky Gerung mengingatkan saya pada kitab klasik karya Ibnu al-Jauzi (abad ke-6 Hijriah) berjudul “Akhbar al-Hamqa wa al-Mughaffalin”—jadi kitab itu ditulis sekitar 900 tahun sebelum « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Akhbar al-Hamqa wa al-Mughaffalin at Warung Nalar.

%d bloggers like this: