Doa-Nabi Yang Mengancam dan Tafsirnya

22 February 2019 § Leave a comment


“Menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir, ya Allah, tak ada lagi yang menyembah-Mu, ya Allah.” Demikian sepenggal isi puisi Neno Warisman dalam Munajat 212.

Bisa jadi, munajat Neno itu terinspirasi dari doa Nabi Muhammad shallallahu a’alaihi wasallam saat Perang Badar. « Read the rest of this entry »

Advertisements

Rocky Gerung dan Orang-Orang Dungu

29 January 2019 § 3 Comments


Entah, sejak sering diucapkan oleh Rocky Gerung, kata “dungu” jadi terdengar amelioratif. Malah jadi terdengar unyu. Kedengarannya saja sih. Kalau dikatain “dungu”, orang tetap bakal tersinggung juga.

Kata “dungu” kesukaan Rocky Gerung mengingatkan saya pada kitab klasik karya Ibnu al-Jauzi (abad ke-6 Hijriah) berjudul “Akhbar al-Hamqa wa al-Mughaffalin”—jadi kitab itu ditulis sekitar 900 tahun sebelum « Read the rest of this entry »

Tulisan yang Pada Mulanya Terasa Tak Adil Bagi Para Jomblo Namun Berakhir dengan Happy Ending

13 January 2019 § Leave a comment


“Dua rakaat dari orang yang telah menikah lebih utama daripada tujuh puluh j̶u̶t̶a̶ ̶s̶u̶r̶a̶t̶ ̶s̶u̶a̶r̶a̶ ̶y̶a̶n̶g̶ ̶t̶e̶l̶a̶h̶ ̶t̶e̶r̶c̶o̶b̶l̶o̶s̶ rakaat dari kaum jomblo.”

ركعتان من المتزوج أفضل من سبعين ركعة من العزب

Keep calm, Para Jomblo. Itu hadis maudhu. Hadis palsu.

(Kitab al-Maudhu’at, Ibn al-Jauzi)

“Fitnah” dalam Al-Quran dan KBBI

9 January 2019 § 1 Comment


 

artikel Pak Komaruddin Hidayat di kolom Opini Kompas (8/1)

Membaca artikel Pak Komaruddin Hidayat berjudul “Hoaks dan Agama” di Kompas kemarin (8/1), saya segera teringat karya mutakhir Pak Quraish Shihab berjudul “Islam yang Disalahpahami; Menepis Prasangka, Mengikis Kekeliruan”. « Read the rest of this entry »

Maulid dan Milad

21 November 2018 § 1 Comment


Di ujung 2018 ini ada beberapa perayaan kelahiran. Pada 18 November Muhammadiyah merayakan hari lahir ke-106. Untuk menyebut hari lahir itu Muhammadiyah memilih diksi Arab “milad”.

Tanggal 20 November sebagian besar umat muslim menyambut hari lahir Nabi Muhammad. Dan barangkali seluruh muslim menyebut hari lahir Nabi Muhammad dalam bahasa Arab dengan “maulid”.

« Read the rest of this entry »

Merayakan Maulid Nabi-yang-Romantis

19 November 2018 § Leave a comment


عن أم المؤمنين عائشة رضي الله عنها قالت:
 
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إني لأعلم إذا كنتِ عني راضية وإذا كنت عليّ غضبى.
 
قالت : من أين تعرف ذلك؟
 
فقال: أما إذا كنت عني راضية فإنك تقولين: لا وربِّ محمد، وإذا كنت غضبى قلتِ: لا ورب إبراهيم.
 
قالت: أجل والله يا رسول الله ما أهجر إلا اسمك

« Read the rest of this entry »

Cerita Ibnu al-Jauzi Tentang Sunni dan Syiah dan Cerita Gus Dur Tentang NU dan Muhammadiyah

13 October 2018 § Leave a comment


Saya segera teringat tulisan Gus Dur tentang “Tokoh Kiai Sukri” di buku Melawan Melalui Lelucon ketika saya sedang membaca fragmen di pengantar Kitab al-Maudlu’at tentang Ibnu al-Jauzi (w. 597 H) yang ditanya oleh seseorang mengenai siapa yang lebih utama antara Abu Bakar al-Shidiq dan Ali ibn Abi Thalib. Kala itu, kelompok Ahlussunnah dan Syiah di kota Baghdad sedang berseteru: Ahlussunnah menganggap Abu Bakar yang lebih utama; Syiah mengklaim Ali yang lebih utama. Orang-orang Baghdad lalu mengutus seseorang tersebut untuk bertanya kepada Ibnu al-Jauzi. Sebagai tokoh rujukan, jawaban dan tanggapan Ibnu al-Jauzi atas persoalan yang sedang viral itu jelas ditunggu-tunggu untuk jadi legitimasi.

Apa jawaban Ibnu al-Jauzi?

« Read the rest of this entry »

%d bloggers like this: