Malaikat Sebagai Anekdot

2 May 2017 § Leave a comment


Dalam literatur klasik tasawuf, khususnya dalam fragmen cerita para nabi atau wali, kenapa malaikat-malaikat kadang digambarkan “sangat profan”, “biasa saja”, “sangat akrab”? Dalam hal ini, Munkar-Nakir dan Malakul Maut Izrail paling banyak menjadi bahan cerita.

Dalam Ihya Ulumiddin, Imam al-Ghazali mengutip kisah tentang Nabi Ibrahim didatangi Malakul Maut yang hendak mencabut nyawa sang Nabi. Tanggapan Nabi Ibrahim kepada malaikat pencabut nyawa itu? « Read the rest of this entry »

Advertisements

Ketimbang di Dapur, Barangkali Risiko Bisa Lebih Kecil Jika Ia Dibicarakan di Kasur

21 March 2017 § Leave a comment


Seorang suami mendekati istrinya yang sedang di dapur.

“Siapa yang paling kaucintai dari keempat anakmu?” tanya si suami.

“Semuanya,” jawab istri.

Suami bertanya lagi, “Bagaimana bisa hatimu menampung semuanya?”

Istri menjawab, « Read the rest of this entry »

“Cocokologi” Alqurani

25 November 2016 § 1 Comment


Beberapa waktu lalu saya membantu istri mencari materi tugas kuliahnya untuk mata kuliah ulumul quran, yaitu tentang al-i’jaz al-‘adadi dalam Alquran atau kemukjizatan Alquran dari sisi bilangan kata. « Read the rest of this entry »

Menjadi Sufi di Media Sosial

16 November 2016 § Leave a comment


Dalam kitab alRisalah al-Qusyairiyyah fi ‘Ilm al-Tashawwuf, sang penulis, Imam al-Qusyairi, menyitir kata-kata Junaid al-Baghdadi tentang makna sufi di “Bab al-Tashawwuf”.

الصوفي كالأرض: يطرح عليها كل قبيح ولا يخرج منها إلا كل مليح

إنه كالأرض: يطؤها البر والفاجر وكالسحاب يظل كل شيئ والقطر يسقى كل شيئ

« Read the rest of this entry »

Makna Hadis “Allah Menyukai Witir”

28 October 2016 § Leave a comment


Kalimat “Allah menyukai witir” (يحب الوتر) diucapkan oleh Rasulullah dalam dua konteks–paling tidak yang saya ketahui.

Yang pertama adalah dalam konteks shalat witir. « Read the rest of this entry »

Jika Ketiga Cagub DKI adalah Karya Tulis

27 October 2016 § 1 Comment


Jika ketiga cagub DKI adalah karya tulis maka inilah review saya sebagai pembaca.

JIKA diibaratkan karya tulis, Mas Anies adalah puisi: ia gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga menyentuh kesadaran. Lebih spesifik lagi, Mas Anies adalah puisi dramatik: « Read the rest of this entry »

Lawan-Lawan Ahok

20 September 2016 § 2 Comments


Jangan-jangan, sejak awal, PDIP memang sudah menjatuhkan pilihan kepada Ahok. PDIP tidak segera mengumumkan pilihannya itu hanya untuk memainkan keadaan. Dengan posisi tawar yang tinggi, PDIP leluasa saja menjalankan permainannya. Dan itu dilakukan dengan cukup baik. Membuat drama mekanisme penjaringan bakal calon gubernur, namun tak segera menentukan pilihan. Membiarkan dirinya seakan galau dan bimbang hingga membuat partai-partai lain kacau dan tak tenang. Memecah kesolidan Koalisi Kekeluargaan. Bikin partai-partai tidak « Read the rest of this entry »

%d bloggers like this: