Istidraj

15 April 2022 § Leave a comment


« Read the rest of this entry »

Hukum Membunuh Begal

15 April 2022 § Leave a comment


Dalam fikih Mazhab Syafii, ada tema dengan judul “al-shiyal”.

Secara harfiah, “al-shiyal” artinya “serangan”.

Tema “al-shiyal” membahas tentang upaya membela diri atau orang lain dari tindak kejahatan terkait harta, semacam perampokan, penjambretan, pembegalan, dll, atau terkait nyawa, seperti pembunuhan, pengeroyokan, model-klithih, dll, atau terkait kehormatan, seperti pemerkosaan, pencabulan …

« Read the rest of this entry »

Rasulullah Mengatur Suara

4 March 2022 § Leave a comment


-1-

Suatu saat pada sepuluh hari terakhir Ramadan, Rasulullah beriktikaf di sebuah tempat khusus.

Suatu ketika, beliau keluar karena orang-orang mengerjakan shalat sunah dengan mengeraskan bacaan surat.

Beliau lalu mengingatkan,

« Read the rest of this entry »

Rofa, Nashob, Khofadh, Jazm

23 November 2021 § Leave a comment


« Read the rest of this entry »

Dalil Peringatan Maulid Nabi

6 November 2021 § Leave a comment


Kenapa Anda berpuasa Senin (dan Kamis)?

Mungkin Anda punya motivasi personal, seperti tawasul nirakati anak, keluarga, atau lainnya.

Tapi, alasan yang syar’i tentu karena nyunnah: Anda meneladani Nabi yang juga berpuasa hari Senin.

Kenapa Nabi berpuasa hari Senin?

« Read the rest of this entry »

Kenapa Orang Menghina, Merusak, Membunuh …

9 September 2021 § Leave a comment


Dalam, “Kimiya’ al-Sa’adah”, Imam al-Ghazali menyebut ada tiga potensi dalam diri manusia: “quwwah al-ghadhab” (potensi marah), “quwwah al-syahwat” (potensi syahwat), “quwwah al-‘ilm” (potensi ilmu).

Ketiganya merupakan potensi alamiah manusia. Produk bawaan. Secara umum, manusia memiliki. Porsi masing-masing saja yang berbeda.

Secara ideal, potensi-potensi tersebut, terutama “quwwah al-ghadhab” dan “quwwah al-syahwat”, harus berada dalam porsi moderat. Tengah-tengah. Tidak lebih, tidak kurang. Pas.

« Read the rest of this entry »

Riyadin Kupat; Kupatan; Lebaran Ketupat

20 May 2021 § Leave a comment


Seminggu setelah Idul Fitri, sebagian masyarakat Jawa merayakan Riyadin Kupat. Kupatan. Lebaran Ketupat.

Perayaannya sederhana saja. Orang-orang datang ke masjid. Masing-masing bawa berkat isi ketupat dan lepet ditemani sayur lodeh–karena inilah penyebutan “Lebaran Ketupat”–dan dikumpulkan di tengah-tengah. Ceramah singkat, tahlil, dan pembagian berkat. Setiap orang tidak tahu, berkat ketupat yang dia dapat bikinan siapa.

« Read the rest of this entry »

Hari Raya dalam Islam

16 May 2021 § Leave a comment


ليس العيد لمن لبس الجديد إنما العيد لمن طاعاته تزيد

ليس العيد لمن تجمل باللباس والركوب إنما العيد لمن غفرت له الذنوب

Kurang-lebih, kutipan di atas bisa dipahami begini:

“Hari raya itu bukanlah saat seseorang mengenakan baju baru. Hari raya adalah saat ketaatan seseorang bertambah maju. Hari raya bukanlah saat seseorang bagus-bagusan pakaian dan kendaraan. Hari raya adalah saat seseorang diampuni kesalahan-kesalahan.”

« Read the rest of this entry »

Jangan Mencaci Orang yang Sudah Mati

9 February 2021 § Leave a comment


لا تسبوا الأموات فإنهم قد أفضوا إلى ما قدّموا

“Jangan mencaci orang-orang yang sudah mati. Sebab, mereka sudah sampai di fase untuk menerima ganjaran perilaku baik dan balasan perilaku buruk saat di dunia.”

« Read the rest of this entry »

Mengaku Melihat Nabi, Padahal Yang Dilihat Setan

17 December 2020 § Leave a comment


“Banyak orang melihat sosok yang mereka sangka sebagai Nabi atau orang saleh atau Khidir, padahal sosok tersebut setan.”

Demikian kata Ibnu Taimiyah dalam “Majmu al-Fatawa”.

« Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Nalar category at Warung Nalar.

%d bloggers like this: