Kepingan Kebenaran


Iblis berkata kepada temannya saat melihat seorang manusia sedang membungkuk mengambil sesuatu.

“Seseorang sedang memungut sekeping kebenaran,” kata si iblis. Ini bikin si teman itu prihatin. Sekeping kebenaran akan menyelamatkan jiwa orang itu, dan artinya neraka telah kehilangan satu calon penghuni. Tapi si iblis tampak tenang-tenang saja.

“Jangan khawatir,” kata si iblis. “Kautahu apa yang akan dilakukan orang itu atas sekeping kebenaran tersebut?”

“Seperti lumrahnya manusia, dia akan membuat sekte baru, mengajak orang-orang untuk mengikutinya, dan memengaruhi mereka untuk menjauhi seluruh kebenaran lain.”

Rumi mengatakan, kebenaran adalah selembar cermin di tangan Tuhan; jatuh dan pecah berkeping-keping. Setiap orang memungut kepingan itu, memperhatikannya, lalu berpikir telah memiliki kebenaran.

*dari Leading from the Hearth, Moid Siddiqui (Sage, 2014)

One thought on “Kepingan Kebenaran

  1. This is beautiful and you are amazing!!!! Thank you so much for sharing these beautiful words and for such a wonderful response…:)

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s