Kehendak Bebas dan Takdir


“Yang kita lakukan itu karena kehendak bebas kita atau karena takdir Tuhan?” seseorang bertanya kepada Ali ibn Abi Thalib.

Orang itu barangkali bingung, jika manusia punya kekuatan dan kebebasan untuk berbuat apa saja, lalu kenapa kita masih bilang bahwa tak ada kekuatan dan ketentuan selain dari Allah. Atau, jika segala sesuatu di dunia ini terjadi karena kuasa dan takdir Allah, kenapa—sebagaimana kita tahu—manusia bisa melakukan sesuatu sesuai kehendak mereka?

Ali meminta orang itu mengangkat kaki kanannya.

“Oke, sudah,” jawab orang itu.

“Itulah kehendak bebas,” jawab Ali. “Sekarang, sembari kamu angkat kaki kananmu itu, coba kamu angkat kaki kiri—angkat kedua kakimu bersamaan.”

“Tentu saja tidak bisa, Tuan,” jawab si orang.

“Nah, itulah takdir,” jawab Ali.

*diadaptasi dari salah satu komik di buku 40 Sufi Comics. Anda bisa download pdf buku ini di sini.

2 thoughts on “Kehendak Bebas dan Takdir

  1. Reblogged this on Najib's Unek-Unek and commented:
    Ini bagi saya sangat menarik sekali, Anda sepatutnya juga membaca ini. Semoga bermanfaat…
    Untuk Mas Juman Rofarif saya izin reblog, terimakasih.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s